Kamis Bertabur Puisi

by - 07.13


Sekali waktu mampirlah kerumahku. Lewati sungai dengan sampan, hingga kau kan tahu bahwa tak ada yang pasti kecuali gemuruh ombak, ikan-ikan yang mencuat dan bambu yang berderak. Sedang di belakang, dirimu yang lalu tengah melambai, dengan mata yang redup, nafas yang tersangkut di reranting dan mulut yang mengatup. Di atas dermaga, lumut-lumut kehilangan hasrat dan kata-kata, sebab waktu dan lumpur saling berhimpitan, sepanas peluru, seakan diam tapi memburu.

Kutipanpuisi ‘Rumah’ karya Nasser E. diatas merupakan salah satu puisi yang dibacakan pada Kamis 15 maret 2012 di Hall FIB oleh mahasiswa Sastra Indonesia. Puisi-puisi yang dibacakan pada acara ‘Kamis Bertabur Puisi’ edisi perdana ini merupakan kumpulan karya 26 orang mahasiswa dan alumni Sastra Indonesia yang telah dibukukan pada tahun 2011.

Beberapa puisi yang sempat dibacakan dalam ‘Kamis bertabur puisi’ lalu antara lain Rumah karya Nasser E., Kamua dalah Puisi karya Ria A., Kepada Tiga Pepohonan Liar karya Devina, kampong halaman karya denny Jatmiko, dan beberapa puisi lainnya.

Selain dari antologi puisi “Kampunghalaman” ,pembaca juga membawa antologi puisi sendiri, seperti puisi  ‘Siti Surabaya’ karya F. Aziz Manna yang dibacakan oleh Imam Mudhofar .

Pada kamis bertabur puisi yang kedua, 29 Maret 2012 yang juga digelar di hall FIB, dibacakan puisi-puisi karya Sapardi Djoko Damono dan Taufiq Ismail yang bertema sosial. Beberapa mahasiswa membacakan puisi secara bergantian, puisi – puisi yang dibacakan antara lain: Malu Aku Jadi Orang Indonesia (MAJOI) , Kita Adalah Pemilik Sah Negeri, dll

Nanda, ketua pelaksana mengatakan, “Pembacaan puisi yang pertama merupakan pengenalan dan langkah pertama kita untuk mengawali. Sedangkan pada kali ini, kita ingin menyadarkan dan membuka mata mahasiswa bahwa dalam puisi terdapat kritik-kritik sosial.”

Kamis bertabur puisi ini merupakan salah satu program kerja Himpunan Mahasiswa Departemen Sastra Indonesia di tahun 2012 yang bertujuan untuk menumbuhkan minat baca puisi kepada mahasiswa terutama pada jurusan Sastra Indonesia. Acara semacam ini akan dilakukan setiap dua minggu sekali dengan tema puisi yang berbeda. Nantikan Kamis bertabur puisi lainnya! (Rie)


*tulisan saya untuk liputan Web FIB

You May Also Like

0 komentar