Memaksimalkan Kamera Smartphone untuk Foto Produk

by - 17.27



Sebagai pedagang online yang menggunakan media social sebagai sarana marketing  yang utama, foto produk yang bagus menjadi salah satu cara untuk menarik pelanggan. Pernah kan melihat feed instagram sebuah toko online dengan foto yang bagus? Tahukah Anda, tidak semua dari mereka menggunakan kamera mahal sebagai alat foto produk mereka.

Sebagai pelaku usaha yang juga memanfaatkan media social sebagai sarana promosi, saya juga mencoba mengunggah foto produk saya di berbagai platform. Teman-teman saya mengira saya menggunakan kamera DSLR untuk memfoto produk-produk dagangan saya, padahal semua produk yang saya unggah di Instgram semua menggunakan kamera smartphone.

Pernah juga waktu bertemu ibu-ibu pelaku usaha kecil di sebuah acara UMKM  juga bertanya hal serupa, kamera apa yang saya pakai, waktu itu ketika saya menunjukkan foto-foto produk saya . Produk saya bisa dilihat di Instagram.

Sampai saat ini saya masih menggunakan kamera dari smartphone tipe lama, yaitu Asus Zenfone 2 tahun 2015 yang menurut saya sudah cukup mumpuni untuk foto produk saya.  Kamera Smartphone pun bisa dimaksimalkan untuk memfoto, mengedit dan langsung mengunggahnya di media sosial.

perbedaan sebelum dan sesudah pengaturan cahaya  dan kontras menggunakan handphone 



Saya bukan ahli fotografi dengan istilah-istilah dunia fotografi yang rumit, hal-hal yang saya tulis di sini hanya berdasarkan dari pengalaman saya saja yang mungkin dapat membantu orang awam untuk memaksimalkan penggunaan kamera HPnya.  Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk memaksimalkan penggunaan kamera dalam foto produk yang biasa saya lakukan:

1.       Pastikan kamera terlihat jernih
Nggak harus smartphone mahal, sekarang ini rata-rata orang sudah memiliki smartphone dengan kamera yang cukup mumpuni untuk memfoto  sebuah objek. Paling tidak kamera 8 atau 13MP sudah dimiliki oleh orang-orang di luar sana.  

2.       Foto saat siang hari dan di ruang terbuka.
saya selalu mengambil foto produk siang hari. Pencahayaan di rumah saya bagus-bagusnya pukul 10.00-12.00.

3.       Pengaturan cahaya di handphone dan jangan menggunakan flash
Setiap kamera smatphone memiliki pengaturan cahaya bawaan. Biasanya saya menggunakan mode otomatis   dan HDR.
Kesalahan utama menurut saya orang-orang pada umumnya untuk mengatasi cahaya gelap adalah dengan menggunakan Flash. Padahal, jika menggunakan Flash akan lebih susah untuk mengatur kecerahan fotonya.

4.       Coba berbagai angel / sudut foto
Ketika sudah berada di tempat terang tapi ketika foto dari depan masih terlihat gelap, maka cobalah memindah posisi kamera, ke sisi lain misal samping kanan-atau kiri.

5.       Jangan menggunakan  filter
Sebagai foto produk yang akan dijual, usahakan untuk tidak menggunakan filter foto yang dapat merusak warna asli sebuah foto produk. Nantinya foto lebih baik hanya diatur tingkat kecerahannya saja.

6.       Untuk memfoto produk dengan detail kecil, gunakan autofocus
Saya biasa mendekatkan kamera pada objek yang kecil dan menggunakan teknik autofocus

7.       Gunakan background foto yang tidak terlalu ramai / background polos
Karena yang akan di foto adalah sebuah produk yang dijual, gunakan background/latar foto polos atau dengan sedikit ornament. Atau jika ingin menambahkan pernak-pernik hiasan lucu, pastikan agar objek foto lebih menonjol daripada ornamennya.  

Itulah tadi sedikit tips foto dari saya. Sekali lagi, saya bukan orang yang ahli dalam dunia fotografi. Saya hanya ingin menuliskan apa yang biasa saya lakukan. Lain waktu akan saya coba tuliskan cara mengatur pencahayaan dan aplikasi bantuan yang bisa digunakan.

You May Also Like

4 komentar

  1. mantaapp. ntar aku coba juga ahh hehe. maturnuwun infonya dek Rie 💕

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eh.. sama2 mbak Vid,, maturnuwun juga sudah mampir. Hihihi 😘😘

      Hapus