Anak Perempuan Kesayangan Ayah

7 comments
anak-perempuan-kesayangan-bapak


 
Anak Perempuan Kesayangan Ayah - Pasti sudah nggak asing lagi kan kalau anak perempuan itu pasti dekatnya sama ayah atau bapaknya. Nah, begitu juga dengan saya yang cenderung lebih dekat dengan bapak. Lebih nyaman sama bapak.

SOSOK BAPAK

Sama seperti kebanyakan sosok ayah lainnya, bapak adalah tipe pekerja keras. Yang bekerja dari Senin sampai Minggu. Kerjanya juga demi kemaslahatan banyak orang, naik bergelantung dari tiang listrik ke tiang listrik.  Pernah suatu ketika tangan dan badan beliau memar biru dan luka, katanya beliau habis tersetrum. kadang pula pernah bercerita jatuh dari tiang listrik yang sedang dipanjatnya. kadang hal-hal tersebut membuat saya sedih.

Entah kenapa, dari dulu saya lebih nyaman dekat dengan bapak ketimbang sama ibu. Bukannya saya ngga sayang sama ibu, tapi jika bersama ibu saya lebih banyak berantemnya. Wkwkkwkw.. karena banyak sifat yang bertentangan.
Mungkin dari pola asuh ibu dan bapak yang berbeda. Ibu yang selalu mengekang, banyak marah ketika saya nggak melakukan apa yang beliau suruh atau ketika saya melakukan sesuatu (yang menurutnya) yang salah.
Berbeda dengan bapak, yang pola asuhnya akan terkesan membiarkan dan percaya sepenuhnya pada anak perempuannya ini.

Saya masih ingat dulu ketika masa-masa kuliah ketika saya mengikuti kegiatan kampus dan harus pulang malam.
Saya cukup menelepon bapak
"Pak, saya pulang malam. Ada kegiatan di kampus"
"jam berapa? Yaudah hati-hati"
Hanya itu kalimat yang diucap bapak, tapi cukup mrlegakan ketika beliau memang benar-benar memberikan kepercayaan pada saya.

Berbeda ketika saya pamitan sama ibu
Maka beliau akan mencecar dengan banyak rentetan kalimat.
“anak perempuan bla.. Bla.. Bla... B"
Yas, kadang ibuk sekolot itu.. Dan itu kadang membuat saya malas untuk menanggapi atau berdebat.

Jika diabalogikan dengan sebuah permainan layang-layang bapak adalah orang yang selalu membiarkan layanan itu bebas terbang di angkasa dan baru akan menarik senarnya ketika mulai goyah kanan kiri agar kembali lurus.

Mungkin bapak memang bukan orang sempurna dan memiliki kesalahan. Namun, bersama bapak saya justru lebih nyaman.

bapak jarang sekali marah. Marahnya bapak itu hanya kalau saya sudah benar-benar kelewatan. Meski hanya satu kata tapi sukses bikin saya takut.


photo lawas bersama bapak tahun 2015

Mengapa anak perempuan lebih dekat dengan ayah/bapak?

  • Bapak Selalu membela anak perempuannya

Ibu adalah tipikal pemarah, hal ini yang saya paling takutkan akan menurun pada saya. (saya berharap tidak mudah marah pada anak-anak kelak). berkebalikan dengan bapak yang jarang marah pada saya. Ketika ibu marah-marah, bapak akan membela saya jika memang kesalahan saya tidak begitu berat. 

  • Menyayagi anak perempuan dengan caranya sendiri

Seperti yang telah saya tulis di atas, bapak menyayangi dengan caranya sendiri. terkesan membarkan, tapi akan menarik ketika sudah melenceng dari jalan. Bapak tidak langsung memberi solusi, tapi menuntun utuk mencari jalan keluar sendiri. Bapak mengajarkan untuk saya menjadi sosok yang tanguh, mandiri dan pemberani. 

  • Sosok Penyelamat di berbagai kesulitan termasuk Keuangan

Bagi saya, bapak adalah sosok multitalenta yang mampu menyelamatkan anak perempuannya di berbagai kesulitan. saya masih ingat ketika beberapa tahun lalu, saat saya panik karena mesin motor tiba-tiba mati di tengah jalan saat pulang kuliah. Telepon bapak, nggak lama kemudian beliau datang dan membereskan permasalahan dalam sekejab.
Bapak yang selalu menggantikan batterai-batterai arloji saya yang sudah mati, bapak yang membuatkan saya rak buku mini, dan tentunya bapak yang selalu membantu masalah financial saya, alias dikasihh sangu tiba-tiba tanpa cerita kalau lagi nggak punya uang.

Nah itu tadi cerita saya bersama bapak, kalau teman-teman lebih dekat dengan bapak atau ibu nih? 

*ditulis untuk kegiatan nulis bareng Verwati Iriani dan Andhira Arum* 

Tema ke-lima: Parents 

Baca Juga: 

Tulisan Verwa "Terima Kasih atas Cinta dan Kebahagiaan untuk Keluarga Kami"



Rie agustina
Selain Suka Pantai, aku juga suka kamu :) Kunjungi Tulisan saya lainnya di Jurnalrieagustina.com

Related Posts

7 comments

  1. Hai Mba Rie, seru banget sih cerita-cerita bareng bapaknya. Tapi kalo aku kok malah sebaliknya yaa. Bapak yang lebih kolot dan ibu yang lebih terbuka. Jadi kalo mau ijin kemana2 gitu kucing2an tapi pamit dulu ke ibuku, dengan bilanh 'jangan bilang2 bapak yaa. Ya ampun kalo diinget2 kok merasa bersalah yaa

    ReplyDelete
  2. Halo, kak Rie.
    Seru ngikutin cerita dari awal sampai akhir perbedaan karakter antara bapak dan ibunya kak Rie 😊.
    Kalau boleh jujur, karakter kedua ortunya kak Rie hampir mirip dengan kedua karakter ortuku.
    Tapi syukur sekarang ini ibuku sudah ngga begitu protektif lagi, karena aku ... sering bantah hahaha 😆.
    Tapi bantahanku hal yang benar loh hehehe.

    ReplyDelete
  3. Ah heartwarming banget membaca cerita ini, Kak Rie <3
    Langsung keinget sama perjuangan ayahku juga yang bekerja siang malam senin-minggu untuk keluarga :(
    Semoga ayah Kak Rie diberi kesehatan dan umur yang panjang ya!

    ReplyDelete
  4. gue setuju dengan statment ini
    bahwasannya anak perempuan lebih deket dengan ayahnya

    begitu juga dengan adik gue yang lebih deket sama bokap

    nah, selanjutnya yang mau gue tanyakan, anak laki-laki itu lebih deket sama siapa ya?
    kayaknya gue enggak ada yang bela deh.
    kalo anak perempuan, jika ada masalah sama ibu akan dibantu oleh ayahnya.
    sedangkan anak laki-laki, jika ada masalah sama ibu berarti masalah juga sama ayah. seolah mereka adalah sebuah kesatuan.

    gue mau jadi tanaman hias aja deh

    ReplyDelete
  5. Oh pantesan anak perempuan saya kadang sukanya jalan-jalan sama saya, kalo sama ibunya memang jarang soalnya suka di rumah terus.

    Kalo soal berantem, memang kadang-kadang sih, tapi itu demi kebaikan anak juga.😃

    ReplyDelete
  6. AHAHAHA, emang bener ya, kalo anak cewe selalu lebih deket ama bapaknya, begitu juga kebalikannya :v.

    Nice sharing, mbak. Salam kenal ya :D.

    ReplyDelete
  7. Its true I closed with my dad more , bcs my mom kinda fierce lol .

    Well I'm spoil kids :')

    ReplyDelete

Post a Comment