Rute Mudik Lintas Kota dalam Provinsi

5:38 PM



Mempunyai orangtua yang berbeda kampung halaman menjadikan rutinitas mudik sangat menyenangkan. Sejak kecil, saya sudah terbiasa mudik ke desa tempat bapak dan ibu dibesarkan. Dulu, sewaktu almarhumah mbah masih ada, rute mudik didahulukan yang terjauh, yaitu ke tempat kelahiran ibu di Madiun kemudian lebaran hari  kedua atau ketiga akan beranjak ke tempat kelahiran bapak di Kediri.
Dulu, kami mudik ke Madiun menggunakan bus, jika sudah sampai Saradan macetnya bisa sampai berjam-jam karena jalan yang sempit sedangkan jalan tersebut merupakan akses yang harus dilewati pemudik yang akan ke Jogja / dari arah Jogja. Sejak mbah meninggal di tahun 2010, rute mudik jadi berbeda.

1.       Surabaya - Kediri

Malam takbiran, kami sekeluarga akan berangkat ke Kediri terlebih dahulu. Perjalanan ke Kediri biasanya ditempuh dalam waktu 2,5 jam. Tapi kalau musim lebaran bisa sampai 4 jam karena macet.

2.       Kediri - Nganjuk – Kediri

Setelah bersalam-salaman dengan tetangga sekitar, di hari lebaran pertama keluarga Kediri akan berangkat ke Nganjuk, rumah Kakak tertua bapak. Perjalanan ditempuh satu jam dari Kediri. Biasanya sore hari sudah kembali ke Kediri lagi.

3.       Kediri - Madiun – Kediri

Hari kedua, kami akan berangkat ke Madiun untuk mengunjungi kakaknya ibu, sekaligus berziarah ke makam mbah. Perjalanan dari Kediri ke Madiun bisa ditempuh 3,5 jam.

4.       Kediri – Surabaya

Perjalan terakhir adalah perjalanan kembali ke Surabaya. Biasanya hari ke empat sudah berada di Surabaya lagi.

Rute tersebut kini menjadi rute tetap, di Kediri masih ada mbah (ibu dari bapak), kemudian beranjak ke Nganjuk ada pakpuh (kakak tertua dari bapak), lalu beranjak ke Madiun ada Pakpuh (kakak dari ibu) dan saudara-saudara lainnya. Meski capek, tapi rasa lelah tersebut terbayar saat berkumpul dengan saudara. Saling bertukar kabar setelah tidak bertemu selama satu tahun.

You Might Also Like

0 comments