6 hal yang bisa dilakukan di rumah saat Pembatasan Sosial (Social Distancing) - rieagustina

6 hal yang bisa dilakukan di rumah saat Pembatasan Sosial (Social Distancing)

by - 14.05



6 hal yang bisa dilakukan di rumah saat social distancing - Semenjak merebaknya Virus Corona di Indonesia -yang kini statusnya telah berada pada level Pandemik- pasien yang dinyatakan positif terinfeksi semakin bertambah. Pemerintah mulai mengimbau masyarakat untuk melakukan pembatasan sosial (Social distancing) dan karantina diri (self quarantine) dengan cara  mulai bekerja dari rumah (work from home) /belajar dari rumah (Learn from home) bagi anak sekolah dan mahasiswa, menghindari kerumunan dan bepergian ke tempat umum. Keputusan ini diberlakukan secara mendadak hampir seminggu yang lalu dan berlanjut seminggu ke depan.

Tujuan diberlakukannya kerja/belajar dari rumah adalah untuk menghidari persebaran virus kepada banyak orang. Terutama yang terbiasa beraktivitas di tempat-tempat keramaian. Meski tidak semua orang bisa beraktivitas/bekerja dari rumah, meminimaisir kegiatan di luar rumah adalah langkah tepat mencegah persebaran.  

Tidak semua orang bisa memilih bekerja di rumah, banyak pertimbangan dan tanggung jawab yang harus diemban. Kepada kalian yang masih bekerja di luar, tetap semangat ya. Stay Safe, jaga kesehatan dan kebersihan.

Menyesuaikan diri dengan bekerja di rumah juga terkadang terasa membosankan. Setelah semua pekerjaan beres, pasti bosen dong mau ngapain di rumah. Yang biasanya duduk di kantor sampai sore, yang biasanya kerja di jalanan meloncat dari satu tempat ke tempat lain, yang biasa kerjanya dolan terus alias traveling  tetiba saja harus berada di rumah. (yaa.. kecuali yang bandel berangkat liburan di tengah situasi seperti ini).

Selain scroll-scroll layar ponsel,  ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menghabiskan waktu selama “rehat di rumah”. Sebenarnya nggak jauh beda tipsnya dengan tulisan saya  kegiatan mengisi waktu luang Bulan Ramadhan beberapa waktu lalu, tapi akan coba saya tulis ulang seperti berikut:

1.       Bersih-bersih dan beres-beres rumah

Tahu sendiri, kuman dan virus mudah bersarang di tempat-tempat yang kotor. Coba deh mulai perhatikan seisi rumah, bersihkan tiap sudut dan bagian rumah yang masih berdebu. Rapikan bagian yang berantakan, lap sampai besih tempat bersarangnya debu dan kotoran. Bisa pakai sabun, atau kalau perlu pakai disinfektan untuk membunuh kuman.

Buang barang-barang yang tidak perlu, jangan menumpuk barang. Selain merebaknya Virus Corona yang perlu diwaspadai, wabah Demam Berdarah juga masih menghantui.  

2.       Membaca Buku

Koleksi pribadi 

Seringkali padatnya jadwal aktivitas membuat diri tidak bisa meluangklan waktu membaca buku. Padahal, dengan membaca buku turut menambah asupan gizi untuk otak. Saya yakin, sebagian orang suka membeli buku, tapi merasa tidak punya waktu untuk membacanya. Nah, sekaranglah saat yang tepat untuk memulai membaca buku-buku yang sudah lama belum terbaca.

Jika tidak ada buku yang bisa dibaca, bisa memanfaatkan gawai untuk meminjam buku secara daring. Salah satunya adalah melalui aplikasi ipusnas, aplikasi milik Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI)  menyediakan ribuan judul ebook dan bisa dipinjam secara gratis.  

3.       Menulis

Source image: Canva

Menulis itu sulit, kata orang yang nggak biasa menulis. Tapi sebenarnya memulai menulis itu cukup mudah yaitu dengan menulis apa yang kalian senangi. Bisa tentang perasaan alias curcol, tentang pengalaman. Yang biasa suka cerita panjang lebar melalui obrolan langsung, untuk sementara bisa diganti dengan menulis. Ya… biar virusnya nggak nyebar lewat udara yang berasal dari suara kalian. Heheh

Masih jadi kalimat favorit saya dari maestro Pramoedya Anannta “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”
Nah, menulis juga bisa jadi self healing untuk diri sendiri.  Mengapa menulis?
Tulislah apa yang kalian suka, yang terpenting jangan menulis berta bohong atau menyebar hoax ya. Di saat-saat seperti ini tolonglah jarinya ditahan untuk tidak menebar berita yang bisa memicu provokasi atau semacamnya.

4.       Mengenali dan mengembangkan potensi diri

Tidak banyak orang yang bisa mengenali potensi dan kemampuan diri sendiri dengan baik. Cobalah saat lagi masa “istirahat” ini dengan memikirkan sebenarnya apa yang disukai, apa yang ingin dicapai dalam beberapa waktu ke depan. Terus belajar, terus menambah wawasan merupakan cara terbaik agar kita tidak tertinggal di era yang serba cepat ini. menambah wawasan bisa dengan mebaca buku, menonton youtube berisi pengetahuan,. atau mendengarkan podcast. 

Barangkali yang suaka masak bisa mencoba banyak resep baru, yang suka nulis ya belajar bikin tulisan, yang suka bikin video ya bisa membuat beberapa video dari rumah. 

5.       Menonton film

Menonton film juga bisa menjadi alternatif hiburan saat berada di rumah. Ada banyak situs film atau aplikasi streaming baik yang berbayar maupun gratis yang menyediakan film-film bagus. Menonton film  selain sebagai hiburan juga memiliki beberapa manfaat, yaitu:
·          Mengurangi tingkat stress (tontonlah film-film ringan/komedi)
·         meningkatkan pengetahuan dengan menemukan hal-hal baru
·         memotivasi diri dengan menonton film yang menginspirasi
·         meningkatkan daya analisis
·         memperkaya kosakata bahasa, baik bahasa sendiri maupun bahasa asing

6.       Istirahat

Saya yakin  istirahat adalah hal yang sangat berharga bagi para pekerja kantoran maupun instansi. Meski saya tidak pernah merasakan rasanya kerja di kantor, namun saya cukup sering mendengar keluhan teman-teman terdekat yang merasa waktu istirahatnya sangat kurang. Apalagi, jika ditambah dengan tugas-tugas kantor yang harus dibawa pulang. jika malas melakukan hal-hal di atas, gunakan waktu dengan istirahat yang cukup.

Nah, itu tadi beberapa cara yang bisa dilakukan saat sedang menjalani #kerjadariumah atau belajardarirumah. Setelah menyelesaikan tugas, manfaatkan waktu sebaik-baiknya. Sebisa mungkin hindari atau batasi bepergian dulu, hindari bertemu banyak orang, kecuali hal yang mendesak. Tetap jaga kesehatan dan kebersihan lingkungan, ya!. Dengan berdiam diri di rumah, sangat membantu bumi untuk mengembalikan keseimbangannya. Semoga semuanya segera membaik dan kembali seperti sedia kala.


Salam sayang, peluk dan kecup virtual satu-satu untuk kalian yang di luar sana. XD

You May Also Like

2 komentar

  1. Aku juga jadi keranjingan baca buku dripada nnton nih hehe. mksh nbak tipsnya 🤗

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, nih. Terima kasih juga sudah baca, hehehe.. Di rumah lebih produktif, biar nggak rebahan mulu 😄😄

      Hapus