Tips Agar Tetap Betah Bekerja di Rumah

Tips Agar Tetap Betah Bekerja di Rumah



Gimana sih cara biar bisa konsisten bekerja di rumah?“

Pertanyaan tersebut datang dari Ria kemarin. Eitss bukan Ria diri  saya, tapi Ria teman lama yang kebetulan namanya sama. Kami dulu satu SMP. Akhir-akhir ini sering kontak lagi karena kebetulan dia pernah satu kantor dengan teman saya.  Ria janjian ke rumah untuk mengambil cetakan sticker. Numpang promosi sedikit, sekarang saya buka jasa cetak sticker, nota dll untuk menyambung hidup di tengah pandemi ini. 
Singkat cerita di SMP dulu ada 3 nama Ria yang Sama. Hahha Meski nggak sekelas kami jadi saling tau gara-gara memiliki nama yang sama.
"kamu kok bisa betah ya, selama ini di  rumah aja? “ Melihat ruang kerja saya yang penuh barang-barang kerjaan, dia bertanya seperti itu.

Sejak lulus kuliah di akhir tahun 2014 saya memang memutuskan untuk bekerja di rumah dan tidak mencari pekerjaan. Saya memilih untuk berdikari hidup dengan bisnis yang saya geluti sejak 2012. Proyek iseng nambah uang jajan jaman kuliah yang akhirnya keterusan sampai sekarang. 

Selama ini nggak pernah mikirin caranya agar konsisten betah kerja di rumah. semua mengalir gitu aja tanpa banyak plan, kecuali baris-baris resolusi yang selalu saya tulis awal tahun. Tapi setelah dipikir ada beberapa hal yang saya lakukan agar tidak bosan di rumah terus. Walaupun jujur dua tahun lalu sempat merasa bosan parah dan sempat ingin keluar dari zona nyaman bekerja di rumah.

Tips Betah Bekerja di Rumah ala saya:

  •  Lakukan pekerjaan dengan senang hati sesuai hobi

Segala sesuatu yang dilakukan dengan senang hati itu menyenangkan. Selama ini cukup menyenangkan kerja di rumah, bisa melakukan segala sesuatunya di rumah. Tanpa harus ditekan oleh siapapun. segalanya bisa flexibel sesuai kemauan.
oiya, sebisa mungkin pilihlah pekerjaan sesuai dengan hobi, kebetulan tangan saya nggak bisa diem. jadinya ya kerjaan bikin ini itu bisa jadi ladang rezeki. hehehe
  • Ciptakan Ruangan Kerja yang nyaman dan mendukung

tata letak ruangan, penempatan barang-barang pendukung kerja bagi saya juga cukup berpengaruh dalam menciptakan mood bekerja. Mengubah tata letak ruangan, mengatur sedemikian rupa sesuai mood, adalah cara saya untuk menjaga diri agar tidak mudah bosan. melengkapi ruangan kerja dengan alat-alat penunjang seperti musik, buku-buku juga sangat berpengaruh. oiya satu lagi, jangan lupa siapkan amunisi alias cemilan.
  • Bekerja di rumah ya nggak melulu di rumah terus

Judulnya bekerja di rumah, tapi kan nggak harus selalu di rumah selama dua puluh empat jam. Bisa kerja di mana aja. Usahakan mengatur jadwal sendiri, jam kerja, jam harus keluar rumah untuk belanja kebutuhan usaha, hingga jadwal Me time. Pokoknya bagaimana pintar-pinyar mengatur waktu. Jangan bekerja melulu agar tidak mudah jenuh. Jalan-jalan sebentar sekadar keliling kota adalah hal yang biasa lakukan untuk mengatasi kebosanan (sebelum adanya pandemi corona). atau saat weekend, saya biasa diajak teman untuk hunting foto seperti ke Taman Mozaik atau Museum Pendidikan Surabaya
  • Jadwalkan piknik secara teratur

 Meski bekerja dari rumah, jangan lupa jadwalkan piknik dengan teman-teman atau orang tersayang. Ke pantai misalnya, bagi saya sendiri pantai merupakan tempat paling baik untuk mengembalikan mood dan menjernihkan pikiran. karena Surabaya tidak memiliki pantai yang benar-benar pantai, saya menjadwalkan sendiri setidaknya dalam satu tahun harus beberapa kali main ke pantai dan piknik ke kota di luar surabaya
  • Olahraga teratur 

Bekerja di rumah apalagi yang membutuhkan duduk lama sering  membuat badan lebih mudah lelah apalagi pada bagian pinggang alias gampang boyoken. Jangan lupa menyempatkan diri olahraga agar tetap bugar, meski saya sendiri belum cukup konsisten untuk rutin berolahraga. Kebanyakan malesnya hehe.. 
  • Kembangkan skill Lain dan Berjejaring

Resiko paling buruk saat memilih bekerja sendiri adalah tidak adanya teman baru. namun berkat kecanggihan teknologi masa kini, mendapatkan teman baru cukup mudah, misalnya dengan bergabung bersama komunitas yang sesuai dengan pekerjaan yang ditekuni, misalnya saya sebagai pelaku usaha ikut bergabung dengan komunitas pelaku UMKM. dari sana, ada banyak pengetahuan baru yang diperoleh dari para pelaku usaha lainnya. selain itu juga menambah teman meski secara virtual. 
  • Tetap Komunikasi dengan teman-teman lama

Jangan lupa untuk tetap berkomunikasi atau menghubungi teman-teman lama yang memang "masih mau" dihubungi. Menjalin kembali komunikasi, siapa tahu dari menjalin komunikasi dengan teman-teman lama bisa menambah relasi.

sehingga bekerja di rumah tidak terasa monoton atau membosankan. Tapi  berhubung saya adalah orang introver, bekerja di rumah adalah hal yang "aku banget". Meski dua tahun belakangan ini sempat mengalami kebosanan parah dan mencoba memberanikan diri mengeksplor diri dengan jalan-jalan keluar dari zona nyaman. next akan saya tulis cara mengatasi kebosanan bekerja di rumah yang membawa berkah.

Beberapa waktu lalu saya membaca tulisan di blog Mbak Wulan Kenanga, kenalan Blogger asal Mojokerto tentang seorang introver. Dan ya, saya mengamini semua yang ia tulis. Haha semuanya benar. Bagi seorang introver bertemu dengan banyak orang itu adalah hal yang kadang  menguras tenaga. Hehe

"Aku, baru dua bulan di rumah ini masih belum menemukan kenyamanan dan konsisten berdiam di rumah, nggak ke kantor, nggak ketemu temen-temen, aku sek belum terbiasa, “ ucap si Ria 

Mungkin Karena Ria teman saya tipikal ekstrover yang lebih suka bertemu dengan banyak orang. Hehe. Dua bulan ini ia dirumahkan dan akhirnya memutuskan untuk resign. Kini dia lagi merintis kembali usaha lamanya.

Balik lagi ke diri masing-masing sih, karena saya memang tipikal yang lebih suka di rumah, tapi juga sering ingin piknik untuk menjaga kesehatan mental. Hehe



Post a Comment

0 Comments